To view this notification widget you need to have JavaScript enabled. This notification widget was easily created with NotifySnack.
Find us on Google+ Sejarah Taman Sari Yogyakarta | Taman Sari Jogja
Custom Search

Sejarah Taman Sari Yogyakarta | Taman Sari Jogja


Sejarah Taman Sari Yogyakarta - Taman Sari Jogja. Berawal dari pecahnya Kerajaan Mataram menjadi 2 kesultanan, yaitu Kesultanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta melalui Perjanjian Giyanti pada bulan Februari tahun 1755.

Perjanjian tersebut telah memecah sebuah kerajaan besar yang akhirnya menjadi dua kesultanan kecil.


Sejarah Taman Sari Yogyakarta (Taman Sari Jogja) Sejak Perjanjian Giyanti


Sejarah Taman Sari Yogyakarta diawali dengan terbentuknya Kesultanan Yogyakarta pada tahun 1755 melalui Perjanjian Giyanti. Sejak perpecahan tersebut, maka Kesultanan Yogyakarta memilih Pangeran Mangkubumi sebagai raja dengan gelar Sultan Hamengku Buwono I.

Pada waktu itu Sri Sultan memilih Pesanggrahan Ambar Ketawang yang berada di daerah Gamping menjadi tempat tinggalnya.Sementara itu beliau juga bermaksud membangun sebuah keraton sebagai tempat pusat pemerintahan Kesultanan Yogyakarta. -- Taman Sari Jogja



Sejarah Taman Sari Yogyakarta (Taman Sari Jogja) Dari Pesanggrahan Garjitawati 


Tersebutlah Pesanggrahan Garjitawati, sebuah pesanggrahan kuno yang dibangun oleh susuhunan Pakubuwono II, yang berada di tengah hutan di timur laut Ambar Ketawang. Pesanggrahan Garjitawati ini adalah sebuah tempat yang sering digunakan untuk peristirahatan atau persemayaman sementara bagi jenazah raja-raja Surakarta dan Kartasura beserta rombongannya yang biasanya akan dimakamkan di makam raja-raja Imogiri di selatan. Tempat inilah yang biasanya digunakan untuk tempat peristirahatan sementara dalam perjalanan menuju Imogiri.

Dalam perkembangannya setelah Perjanjian Giyanti, wilayah ini menjadi kekuasaan Kesultanan Yogyakarta. Kemudian Sri Sultan Hamengku Buwono I memiliki ide untuk membangun Keraton Yogyakarta di tempat ini. Seiring dengan dibangunnya Keraton Yogyakarta, sultan juga membangun sebuah taman atau kebun rekreasi di dalam area benteng Keraton Yogyakarta di bagian barat, yang kemudian diberi nama Istana Air Taman Sari Yogyakarta.


Sejarah Taman Sari Yogyakarta (Taman Sari Jogja) dan Dibangunnya


Sejarah Taman Sari Yogyakarta | Taman Sari Jogja - Sketsa Komplek
Sejarah Taman Sari Yogyakarta | Taman Sari Jogja - Sketsa Komplek

Taman Sari Yogyakarta dibangun mulai tahun 1758 dan selesai pada tahun 1965. Pembangunan Taman Sari Jogja dipimpin oleh Tumenggung Mangundipuro, dengan diarsiteki salah satunya oleh seorang berkebangsaan Portugis yang lebih dikenal dengan nama Demang Tegis. Lalu karena Tumenggung Mangundipuro kemudian mengundurkan diri sebelum proyek ini selesai, maka kemudian tugasnya dilanjutkan oleh Pangeran Notokusumo. 

Pembangunan Sejarah Taman Sari Yogyakarta ini didanai sepenuhnya oleh rakyat Madiun dibawah Bupati Tumenggung Prawirosentiko. Dan sebagai kompensasinya, maka Madiun dibebaskan dari pungutan pajak keraton.


Sejarah Taman Sari Yogyakarta (Taman Sari Jogja) - Latar Belakang Dan Fungsinya


Sejarah Taman Sari Yogyakarta mempunyai latar belakang berdiri yang cukup unik. Tempat ini dibangun dengan maksud tujuan utama sebagai taman atau kebun untuk keperluan rekreasi bagi raja dan anggota keluarganya, terutama para wanita. Namun ternyata selain dari fungsi sebagai tempat berekreasi tersebut, Taman Sari Yogyakarta memiliki fungsi lain yang luar biasa.

1. Sejarah Taman Sari Yogyakarta - Sebagai Tempat Rekreasi Keluarga Kerajaan


Sejarah Taman Sari Yogyakarta | Taman Sari Jogja - Umbul Pasiraman
Sejarah Taman Sari Yogyakarta | Taman Sari Jogja - Umbul Pasiraman


Fungsi yang pertama dari Taman Sari Yogyakarta adalah tempat untuk bersenang-senang atau berekreasi. Di tempat inilah Sang Raja beserta keluarganya menghabiskan waktu bersanti dengan berenang di pemandian, dan juga bermeditasi. Selain raja, ratu dan para selir juga sering menghabiskan waktu di tempat ini, begitu pula para putri raja. Karena di tempat ini banyak digunakan oleh para wanita, maka konon lelaki tidak diperkenankan masuk ke tempat ini. 

Fungsinya sebagai tempat rekreasi sangat terlihat dari bangunan yang ada di kompleks Taman Sari Yogyakarta ini. Dimana terdapat beberapa kolam pemandian, kamar-kamar, dan juga kebun dan taman. --Taman Sari Jogja

2. Sejarah Taman Sari Yogyakarta - Sebagai Benteng Pertahanan


Sejarah Taman Sari Yogyakarta | Taman Sari Jogja - Lorong Bawah Tanah
Sejarah Taman Sari Yogyakarta | Taman Sari Jogja - Lorong Bawah Tanah


Taman Sari Yogyakarta juga dibangun dengan berfungsi lain sebagai benteng pertahanan Keraton Yogyakarta dari musuh. Di Taman Sari Yogyakarta inilah raja melakukan meditasi, membuat taktik perang, dan berlatih. Di tempat ini juga dilengkapi dengan benteng pertahanan, menara pengawas, dan yang tak kalah penting adalah adanya lorong-lorong bawah tanah. --Taman Sari Jogja



Sejarah Taman Sari Yogyakarta (Taman Sari Jogja) Dahulu Dan Sekarang 


Sejarah Taman Sari Yogyakarta | Taman Sari Jogja - Gedhong Sekawan
Sejarah Taman Sari Yogyakarta | Taman Sari Jogja - Gedhong Sekawan


Dari berbagai sumber yang penelitian, terkuaklah bahwa sebenarnya di Taman Sari Yogyakarta ini dahulunya terdapat kurang lebih 57 bangunan yang berupa gedung bertingkat, menara, kamar, tempat ibadah, dapur, gudang, gapura, kebun, taman, lorong bawah tanah, danau buatan, kolam renang, pulau buatan, dll. Semuanya dibangun di dalam area seluas kurang lebih 10 hektar yang dikelilingi oleh tembok benteng yang sangat kokoh. 

Namun sayang sekali sekarang ini Taman Sari Yogyakarta yang dahulu indah telah hancur. Banyak sekali bangunan dan gedung yang telah runtuh dan tinggal puing-puing. Belum lagi banyaknya penduduk yang tinggal dan membangun rumah di dalam area Taman Sari Jogja. Kawasan ini sekarang telah menjadi daerah pemukiman padat penduduk.

Namun untungnya walaupun telah banyak jerusakan terjadi, namun pemerintah telah berhasil menyelamatkan sisa-sisa bangunan yang masih berdiri untuk dijadikan cagar budaya. Selain itu pemerintah setempat juga telah berhasil merenovasi Taman Sari Yogyakarta menjadi lebih cantik dan layak dikunjungi.

Saat ini Taman Sari Yogyakarta telah menjadi salah satu tempat cagar budaya di Yogyakarta, dan telah menjadi tempat tujuan wisata yang sangat banyak dikunjungi para wisatawan dalam dan luar negeri. Ini karena keunikan dan keindahan bangunan Istana Air Taman Sari Jogja ini. Banyak aspek agama dan juga budaya yang mempengaruhi bentuk arsitektur Taman Sari Jogja, mulai dari Jawa, Islam, Cina, Eropa, dan Portugis. Hal inilah yang telah membuat Taman Sari sangat indah. --Sejarah Taman Sari YogyakartaTaman Sari Jogja--

**Taman Sari Jogja

Incoming search terms :

taman sari jogja, keraton yogyakarta, taman sari water castle, taman sari yogyakarta, tempat wisata di jogja, tempat wisata di yogyakarta, wisata jogja, keraton jogja, keraton yogyakarta, taman sari yogyakarta

1 comment:

Indonesia Virtual said...

Thanks infonya min.
Semoga saja warisan budaya ini tetap terjaga.
Salam kenal :)

Agan-agan kalau ingin melihat lebih dekat Taman Sari dengan foto virtual. Bisa lihat di sini:
http://indonesiavirtual.com/index.php?option=com_jumi&fileid=11&Itemid=109&id_img=478

Custom Search